
Kamu?
sosok malaikat hidup
Aku…
Aku?
hanya sepatah tangkai
Ragu hiasi langkah
Kamu….
Benarkah?
kataku
Kamu diam
Dan diam
Lalu?
Juga dengan
Diam
Sesampai akulah
Hanya dengan sebungkus aneh
Padahal ada cahaya
sehingga mulai terang
Seiring namamu dalam alam
Aku…
Kamu?
Begitupun
Aku…
Tertata di atas catatan-Nya
Jakarta, 2008
Tidak ada komentar:
Posting Komentar