Diantara yang tersenyum terlantun nadaku..
Kuraih tanda Tanya…….
Saat terburu-buru memburu kelip matamu
Dalam benak kusimpan rembulan
Ungkapku tolong persilahkan
Sentuhan hangat dua jemari
Dengan sentuhan penari bali
Dari putih leher yang diperlihatkan
Aku rangkum sepintas kesahajaan
Aku rekam tuk ku poles nanti diruangan kosong
Merah bibir kuakui aku nafsu
Relakan aku menjamah dalam gelapku
Atau dipersembahkan kala nanti
Tenang ku coba sepi
Disetiap jerit lingkaran yang telah basi
Aku harap mampu selalu sayangimu
Aku cemas kau tak lagi akan sayangiku
141107, djakarta
-R. Ipink. N-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar