Kamis, 20 Agustus 2009

malingping


Ke mana aku sendiri
Berdiri dalam tidur
Sedang mata melayang mengawang

Langkahku terawasi satu takut
Padahal jiwa berseru
Hadapi itu
Jangan perih
Lalu cinta berlalu

Awal ini adalah jiwa ditawan
Logam bayang mu
Membintang dalam kelamku
Hanyut dalam arus baumu

Aku sendiri
Ada entah di mana
Hanya berisikan semangat tentangmu

Satu titik terang
Terpantul dari hati
Kabulkan aku semangatku
Tumbuh dengan kuntumnya

Jakarta, 2008

Tidak ada komentar:

Posting Komentar